KUANTAN SINGINGI – Nasib malang menimpa seorang pemuda bernama Riko Rikardo (26), yang dilaporkan hilang setelah diduga hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Batang Kuantan, Desa Pulau Kumpai, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (12/05/2026) sekitar pukul 15.00 WIB saat korban tengah beraktivitas di pinggir sungai.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuansing masih berjibaku melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
KRONOLOGI KEJADIAN DI DESA PULAU KUMPAI
Berdasarkan laporan yang diterima otoritas setempat, korban diketahui sedang mandi di tepian sungai sebelum akhirnya terbawa derasnya arus. Kepala BPBD Kuantan Singingi, Yulizar, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya warga yang hilang di perairan.
”Kami mendapatkan laporan adanya warga yang tenggelam di Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Pulau Kumpai. Korban atas nama Riko Rikardo, laki-laki berusia 26 tahun,” terang Yulizar saat memberikan keterangan resmi kepada media.
DUGAAN PENYEBAB KORBAN HANYUT
Kondisi arus sungai yang tidak menentu diduga menjadi faktor utama korban terseret ke tengah. Yulizar menjelaskan bahwa aktivitas rutin seperti mandi di pinggir sungai memang kerap dilakukan warga, namun risiko arus bawah yang kuat selalu mengintai.
”Korban sebelumnya mandi di pinggir Sungai Kuantan, kemudian hanyut terbawa arus sungai. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan dan statusnya masih dalam pencarian intensif,” tambahnya.
UPAYA PENCARIAN DAN PENGERAHAN PERSONEL
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kuansing telah mengirimkan unit reaksi cepat ke titik koordinat hilangnya korban. Pencarian dilakukan dengan menyisir area permukaan air dan pinggiran sungai di sekitar Desa Pulau Kumpai untuk mencari keberadaan Riko.
”Tim BPBD Kuansing telah dikerahkan. Untuk tahap awal ini, ada lima personel yang fokus di lapangan dalam proses pencarian korban tenggelam tersebut,” jelas Yulizar.
IDENTITAS PERSONEL LAPANGAN
Guna memastikan proses evakuasi berjalan maksimal, BPBD telah menunjuk personel yang memiliki kualifikasi dalam penyelamatan di perairan. Kelima petugas yang saat ini berada di lokasi adalah Dessrie Suriadi, Failen Yulbas, Herry Hariadi, Dezrizal, dan Ardes Hendra. Mereka dibekali dengan peralatan penyelamatan standar untuk menyisir aliran Sungai Batang Kuantan.
KONDISI TERKINI DAN HARAPAN KELUARGA
Situasi di lokasi kejadian saat ini masih dipadati oleh warga sekitar yang turut membantu memantau kondisi sungai. Meski belum ada tanda-tanda keberadaan korban, tim berkomitmen untuk terus melakukan pencarian hingga batas waktu yang ditentukan sesuai protokol SAR. Pihak keluarga dan warga setempat berharap Riko Rikardo dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun agar proses evakuasi bisa segera diselesaikan.
Editor: Redaksi








