Pria 26 Tahun diduga Hilang Terseret Arus Sungai Kuantan di Pangean, Tim SAR Lakukan Pencarian

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riko Rikardo (26), warga Desa Kumpai uang diduga terseret arus Sungai Kuantan (Dok.Tirai Nusantara)

Riko Rikardo (26), warga Desa Kumpai uang diduga terseret arus Sungai Kuantan (Dok.Tirai Nusantara)

KUANTAN SINGINGI – Nasib malang menimpa seorang pemuda bernama Riko Rikardo (26), yang dilaporkan hilang setelah diduga hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Batang Kuantan, Desa Pulau Kumpai, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (12/05/2026) sekitar pukul 15.00 WIB saat korban tengah beraktivitas di pinggir sungai.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuansing masih berjibaku melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

​KRONOLOGI KEJADIAN DI DESA PULAU KUMPAI

Berdasarkan laporan yang diterima otoritas setempat, korban diketahui sedang mandi di tepian sungai sebelum akhirnya terbawa derasnya arus. Kepala BPBD Kuantan Singingi, Yulizar, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya warga yang hilang di perairan.

​”Kami mendapatkan laporan adanya warga yang tenggelam di Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Pulau Kumpai. Korban atas nama Riko Rikardo, laki-laki berusia 26 tahun,” terang Yulizar saat memberikan keterangan resmi kepada media.

​DUGAAN PENYEBAB KORBAN HANYUT

Kondisi arus sungai yang tidak menentu diduga menjadi faktor utama korban terseret ke tengah. Yulizar menjelaskan bahwa aktivitas rutin seperti mandi di pinggir sungai memang kerap dilakukan warga, namun risiko arus bawah yang kuat selalu mengintai.

​”Korban sebelumnya mandi di pinggir Sungai Kuantan, kemudian hanyut terbawa arus sungai. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan dan statusnya masih dalam pencarian intensif,” tambahnya.

​UPAYA PENCARIAN DAN PENGERAHAN PERSONEL

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Kuansing telah mengirimkan unit reaksi cepat ke titik koordinat hilangnya korban. Pencarian dilakukan dengan menyisir area permukaan air dan pinggiran sungai di sekitar Desa Pulau Kumpai untuk mencari keberadaan Riko.

​”Tim BPBD Kuansing telah dikerahkan. Untuk tahap awal ini, ada lima personel yang fokus di lapangan dalam proses pencarian korban tenggelam tersebut,” jelas Yulizar.

​IDENTITAS PERSONEL LAPANGAN

Guna memastikan proses evakuasi berjalan maksimal, BPBD telah menunjuk personel yang memiliki kualifikasi dalam penyelamatan di perairan. Kelima petugas yang saat ini berada di lokasi adalah Dessrie Suriadi, Failen Yulbas, Herry Hariadi, Dezrizal, dan Ardes Hendra. Mereka dibekali dengan peralatan penyelamatan standar untuk menyisir aliran Sungai Batang Kuantan.

​KONDISI TERKINI DAN HARAPAN KELUARGA

Situasi di lokasi kejadian saat ini masih dipadati oleh warga sekitar yang turut membantu memantau kondisi sungai. Meski belum ada tanda-tanda keberadaan korban, tim berkomitmen untuk terus melakukan pencarian hingga batas waktu yang ditentukan sesuai protokol SAR. Pihak keluarga dan warga setempat berharap Riko Rikardo dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun agar proses evakuasi bisa segera diselesaikan.

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Harmoni dari Timur Menuju Panggung Nasional
Suara Tanah Adat yang Tersisih di Meja Kebijakan
Jejak Api di Kampus, Menanti Ujung Penyidikan
Jejak Sopi di Kota Damai, Polisi Perketat Peredaran Miras di Masohi
Pendopo Jadi Lautan Dukungan
Jeriken di Bangku Terdakw
Jejak Data di Ufuk Timur Kota Tual
Jembatan yang Ditunggu di Tengah Arus yang Memisahkan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:56 WIB

Harmoni dari Timur Menuju Panggung Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:34 WIB

Suara Tanah Adat yang Tersisih di Meja Kebijakan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:18 WIB

Jejak Api di Kampus, Menanti Ujung Penyidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:07 WIB

Jejak Sopi di Kota Damai, Polisi Perketat Peredaran Miras di Masohi

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Pendopo Jadi Lautan Dukungan

Berita Terbaru

DPRD Kota Bandung resmi mengesahkan Perda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual sebagai landasan hukum bagi upaya pencegahan, pembinaan, dan perlindungan sosial di masyarakat.(dok foto: viva.co.id)

Nasional

Pagar Baru di Ruang Publik

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:22 WIB

Kapolri berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar untuk mengenang dan menyerap nilai kepemimpinan Presiden pertama RI sebagai inspirasi dalam menjaga persatuan dan pengabdian kepada bangsa.(dok foto: viva.co.id)

Nasional

Jejak Sang Proklamator di Tengah Tantangan Zaman

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:13 WIB

Kementerian Haji dan Umrah melaporkan sebanyak 114.236 jemaah dan petugas haji Indonesia atau sekitar 55 persen dari total peserta telah kembali ke Indonesia hingga hari ke-17 masa pemulangan.(dok foto : Viva.co.id)

Nasional

Arus Pulang dari Tanah Suci

Jumat, 19 Jun 2026 - 03:44 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjanjikan bantuan modal usaha Rp10 juta dan peluang kerja bagi pedagang yang terdampak penertiban kawasan wisata Puncak sebagai bagian dari program penataan ruang dan pemulihan ekonomi masyarakat.( dok foto : Kompas.com)

Nasional

Janji di Tengah Reruntuhan

Jumat, 19 Jun 2026 - 03:35 WIB