Dihantam Arus Kuat dan Rantai Setir Lepas, KM Attahirah Karam di Inhil

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INHIL (RIAU) – ​Sebuah kecelakaan laut yang cukup parah menimpa Kapal Motor (KM) Attahirah di kawasan perairan Terusan Saka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau. Kapal motor yang sedang membawa muatan komoditas lokal berupa kelapa sebesar 104 ton tersebut dilaporkan karam sepenuhnya setelah kehilangan kendali akibat hantaman arus surut yang sangat kuat disertai kerusakan teknis fatal berupa lepasnya rantai setir kapal.

​Peristiwa naas tersebut terjadi tepat di jalur perairan yang menghubungkan antara Kecamatan Mandah dan Teluk Lanjut, Kecamatan Pelangiran, pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB. Meskipun seluruh muatan kelapa tenggelam dan kapal mengalami kerusakan berat, beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena nakhoda dan seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri sebelum lambung kapal benar-benar tenggelam ke dasar perairan.

​KONDISI TEKNIS DAN PENYEBAB KERUSAKAN KAPAL

​Berdasarkan hasil investigasi awal dan dihimpun dari keterangan para saksi di lokasi kejadian, KM Attahirah awalnya berlayar dalam kondisi normal. Namun, situasi berubah drastis saat kapal mulai memasuki wilayah perairan Terusan Saka yang saat itu tengah mengalami fenomena arus surut yang sangat deras. Arus kuat tersebut langsung menghantam lambung kapal hingga membuat posisinya menjadi miring dan tidak stabil.

​Kondisi di atas kapal semakin memburuk dan berada pada tingkat yang sangat genting ketika rantai kemudi atau rantai setir kapal tiba-tiba terputus dan lepas di tengah hempasan ombak. Putusnya rantai kemudi ini membuat nakhoda kapal kehilangan kendali total (total loss of control) atas arah dan laju kapal, sehingga kapal semakin miring karena terus didorong arus kuat sebelum akhirnya karam sepenuhnya di tengah jalur pelayaran.

​KONFIRMASI PIHAK KEPOLISIAN DAN OTORITAS SETEMPAT

​Pihak aparat penegak hukum dari Satuan Polairud Polres Indragiri Hilir segera turun ke lapangan untuk melakukan pengamanan lokasi dan membantu proses evakuasi awal. Petugas langsung memastikan bahwa jalur pelayaran di sekitar Terusan Saka tetap aman bagi kapal-kapal lain yang akan melintas.

​Kapolres Indragiri Hilir melalui Kasat Polairud memberikan pernyataan resmi terkait penanganan musibah kecelakaan laut ini:

​”Kami telah mengerahkan personel ke lokasi kejadian di Terusan Saka untuk memastikan status keselamatan kru kapal dan mengamankan jalur pelayaran. Benar bahwa KM Attahirah yang bermuatan kelapa sekitar 104 ton mengalami lepas rantai setir saat menghadapi arus surut deras. Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, seluruh kru selamat. Fokus kami saat ini adalah mengantisipasi dampak bangkai kapal terhadap kelancaran lalu lintas laut di jalur penghubung Mandah-Pelangiran tersebut.”

​KETERANGAN SAKSI MATA DAN KONDISI DI LAPANGAN

​Warga setempat serta nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian saat peristiwa berlangsung ikut memberikan kesaksian mengenai mencekamnya detik-detik karamnya kapal bermuatan ratusan ton kelapa tersebut. Arus di perairan Terusan Saka memang dikenal cukup menantang pada jam-jam tertentu, terutama saat terjadi transisi pasang surut air laut.

​Seorang nelayan lokal yang ikut membantu proses penyelamatan awak kapal memberikan keterangannya secara langsung di lokasi kejadian:

​”Waktu kejadian sekitar jam tiga sore, air memang sedang surut deras-derasnya. Kami melihat dari jauh kapal itu sudah mulai kelihatan miring dan jalurnya agak oleng. Tidak lama setelah itu, kapal langsung berputar tidak terkendali karena rupanya setirnya lepas. Beruntung kami dan beberapa boat warga yang dekat langsung merapat untuk menolong nakhoda dan ABK sebelum kapalnya benar-benar tenggelam ke air. Muatan kelapanya banyak yang hanyut dibawa arus.”

​UPAYA EVAKUASI DAN DAMPAK TERHADAP JALUR PELAYARAN

​Hingga malam hari, pihak berwenang bersama dengan warga dan para nelayan sekitar terpantau masih terus berupaya melakukan pemantauan ketat di sekitar lokasi kejadian. Upaya ini dilakukan guna mengamankan jalur pelayaran agar sisa-sisa muatan kelapa yang hanyut maupun posisi bangkai kapal tidak menabrak atau membahayakan kapal-kapal penumpang dan barang lain yang kerap melintasi jalur logistik utama tersebut.

​Perkembangan terkini mengenai situasi di lokasi, teknis evakuasi pengangkatan bangkai KM Attahirah dari dasar perairan, serta pemeriksaan lebih detail mengenai kelayakan teknis kapal masih terus diperbarui dan dikoordinasikan oleh pihak otoritas terkait bersama dengan pemilik kapal di wilayah hukum Kabupaten Indragiri Hilir.

Editor: Candra

Berita Terkait

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School
Spesialis Pencuri Tabung Gas Berhasil Ditangkap URC Polres Kotamobagu
Usai Pertemuan Wali Kota dan GM Patra Niaga Sulawesi, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
Duet Membangun Desa: Sangadi Ikuna dan Dumara Bersinergi Bangun Jalan Akses Untuk Masyarakat 
Ini Langkah Gubernur Antisipasi Harga Cabai yang Makin ‘Pedas’ di Sulut
Brigjen Pol Yudo Hermanto Terima Estafet Kepemimpinan Polda Sulut dari Irjen Pol Roycke Harry Langie
Polda Sulut Periksa Pejabat Pemprov. Ada Mantan Sekprov, Asisten, Kadis dan Kaban
326 Prajurit Tamtama TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam XIII/Merdeka Tutup Pendidikan di Bitung
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:26 WIB

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School

Sabtu, 12 September 2026 - 00:12 WIB

Spesialis Pencuri Tabung Gas Berhasil Ditangkap URC Polres Kotamobagu

Jumat, 11 September 2026 - 23:01 WIB

Usai Pertemuan Wali Kota dan GM Patra Niaga Sulawesi, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Jumat, 11 September 2026 - 21:10 WIB

Duet Membangun Desa: Sangadi Ikuna dan Dumara Bersinergi Bangun Jalan Akses Untuk Masyarakat 

Kamis, 10 September 2026 - 22:40 WIB

Ini Langkah Gubernur Antisipasi Harga Cabai yang Makin ‘Pedas’ di Sulut

Berita Terbaru

Kasubsi Peltah Rutan Kelas IIB Kotamobagu, Busen SH, saat memberikan edukasi tentang hukum dan kriminal (foto: istimewa)

Daerah

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School

Senin, 14 Sep 2026 - 12:26 WIB