Tragedi Jalinsum Muratara: Tabrakan Maut Bus ALS dan Truk Tangki Tewaskan 16 Orang

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecekalakaan Bus ALS dan Mobil Truk Tangki di Muratara Sumsel (Dok.Istimewa)

Kecekalakaan Bus ALS dan Mobil Truk Tangki di Muratara Sumsel (Dok.Istimewa)

SUMSEL MURATARA – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang sangat tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, pada Rabu (6/5/2026) siang. Kecelakaan yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah truk tangki ini mengakibatkan 16 orang meninggal dunia di lokasi kejadian setelah kedua kendaraan terlibat benturan frontal dan terbakar hebat sekitar pukul 12.39 WIB.

​INTI KEJADIAN DAN DATA KORBAN JIWA

​Laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara mengonfirmasi bahwa dari 16 korban tewas, 14 di antaranya merupakan penumpang bus ALS, sementara dua korban lainnya adalah sopir dan kenek truk tangki. Selain korban meninggal, terdapat empat orang yang berhasil selamat, di mana tiga di antaranya menderita luka bakar serius dan satu orang mengalami luka ringan.

​Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, menyatakan bahwa tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap para korban yang terjepit di dalam badan kendaraan yang ringsek. “Tim kami sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia,” tegas Mugono saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

​KRONOLOGI TABRAKAN MAUT DI SIMPANG DANAU

​Berdasarkan data awal yang dihimpun oleh pihak berwenang, kecelakaan maut ini bermula saat Bus ALS sedang melaju dari arah Lubuklinggau menuju arah Medan atau Pekanbaru. Saat melintasi wilayah Kecamatan Karang Jaya, tiba-tiba muncul percikan api dari bagian bus yang diduga menjadi pemicu awal kepanikan.

​Dalam upaya menyelamatkan diri dan menghindari risiko kebakaran yang lebih besar di bahu jalan kiri, sopir bus ALS mencoba membanting setir ke arah sisi kanan jalan. Namun nasib nahas tak terelakkan, karena pada saat yang bersamaan, sebuah truk tangki melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan (Utara/Rupit). Benturan frontal yang sangat keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan berat dan api dengan cepat menyambar seluruh badan kendaraan.

​KESAKSIAN DAN PROSES EVAKUASI LAPANGAN

​Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi kendaraan yang ringsek berat dan sisa-sisa api yang menyulitkan petugas. Pihak BPBD dan kepolisian bekerja sama untuk memprioritaskan korban yang masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan sebelum mengevakuasi jenazah.

​”Fokus utama kami saat ini adalah mengeluarkan korban yang terjepit di kabin kendaraan dan memastikan keselamatan penumpang lain yang mengalami luka-luka,” tambah Mugono. Ia juga merincikan kondisi terakhir para penyintas: “Total 16 tewas, yang selamat ada empat orang, yang tiga luka bakar serius dan satu orang luka ringan. Para korban luka saat ini sudah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.”

​PERNYATAAN OTORITAS DAN UPAYA PENYELIDIKAN

​Di sisi lain, pihak aparat penegak hukum dari Satlantas Polres Muratara kini tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti munculnya percikan api pada Bus ALS sebelum tabrakan terjadi. Petugas juga memeriksa kelayakan jalan dan kendaraan guna memberikan keadilan bagi para korban.

​Seorang warga setempat yang menyaksikan kejadian, menceritakan kengerian saat benturan terjadi. “Suaranya sangat keras seperti ledakan, kemudian api langsung membesar. Kami warga mencoba membantu, tapi api terlalu panas sehingga kami harus menunggu petugas pemadam dan BPBD tiba,” ujarnya singkat di sekitar lokasi Jalinsum.

​INFORMASI TAMBAHAN DAN KONDISI LALU LINTAS

​Kecelakaan ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Lintas Sumatera ruas Karang Jaya. Pihak kepolisian mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan memberikan ruang bagi kendaraan ambulans serta mobil jenazah yang keluar masuk lokasi evakuasi.

​Pihak BPBD Muratara memastikan bahwa seluruh korban tewas telah dibawa ke RSUD terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, puing-puing kendaraan yang menghalangi jalan mulai dibersihkan menggunakan alat berat guna memulihkan arus lalu lintas di jalur nadi Sumatera tersebut.
​
Editor: Candra

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Berantas Premanisme
43 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Kepulauan Sitaro
Sangadi Habel Lokiman Imbau Warga Jaga Selalu Kerukunan demi Kelancaran Program Pembangunan Desa
BSDK Mahkamah Agung RI jadi Rujukan Malaysia dalam Pengembangan Kehakiman 
Sakit dan Jauh dari Keluarga, Gadis ini Hubungi 110, Ini yang Dilakukan Polisi
Satlantas Rutin KRYD, Pengguna Kendaraan Kotamobagu Makin Tertib
Wakapolres Sangihe Jendri S Lewan: Disiplin Adalah Kunci Kepercayaan Masyarakat
Irwasda Jelaskan Operasional SPPG Polda Sulut Dihentikan Sementara
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Berantas Premanisme

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:19 WIB

43 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Kepulauan Sitaro

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Sangadi Habel Lokiman Imbau Warga Jaga Selalu Kerukunan demi Kelancaran Program Pembangunan Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:59 WIB

BSDK Mahkamah Agung RI jadi Rujukan Malaysia dalam Pengembangan Kehakiman 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Sakit dan Jauh dari Keluarga, Gadis ini Hubungi 110, Ini yang Dilakukan Polisi

Berita Terbaru

Kapolres Kep Sitaro dan jajaran saat Konferensi Pers. (Foto: istimewa)

Daerah

43 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Kepulauan Sitaro

Sabtu, 10 Okt 2026 - 19:19 WIB