KAMPAR RIAU, www.Gnews86.com|Senin 18/05 – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional di tingkat daerah sekaligus memperkokoh jalinan kemitraan antara aparat penegak hukum dan warga, Kepolisian Sektor (Polsek) Kampar bersama Kepolisian Resor (Polres) Kampar menggelar aksi panen jagung serentak di lahan pertanian Desa Ranah Singkuang, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Senin ini menjadi representasi nyata dari implementasi program presisi kepolisian yang tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), melainkan juga ikut serta secara aktif dalam menggerakkan roda perekonomian sektor domestik di bidang pertanian.
Agenda panen raya yang berlangsung di tengah hamparan hijau perkebunan jagung milik warga ini dihadiri secara langsung oleh Kapolsek Kampar, jajaran pejabat utama Polres Kampar, unsur pimpinan Pemerintah Desa Ranah Singkuang, para tokoh masyarakat setempat, perwakilan pemuda, serta puluhan anggota kelompok tani yang sejak pagi hari telah berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk menyukseskan acara tersebut.
DETAIL PERISTIWA DAN CHRONOLOGY PELAKSANAAN PANEN SERENTAK
Aksi panen jagung serentak ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan personel kepolisian yang berbaur menjadi satu tanpa sekat di area persawahan dan perkebunan Desa Ranah Singkuang. Mengenakan pakaian dinas lapangan yang dipadukan dengan topi caping khas petani, para personel kepolisian bahu-membahu bersama para petani memetik tongkol-tongkol jagung yang telah memasuki masa panen optimal.
Kondisi cuaca yang cerah mendukung kelancaran prosesi panen raya ini, di mana hasil komoditas yang dipetik menunjukkan kualitas yang sangat baik dengan bulir-bulir jagung yang padat, besar, dan sehat. Proses pemanenan dilakukan secara manual dan terorganisir, membagi area lahan menjadi beberapa blok kerja guna memastikan seluruh bagian lahan dapat dipanen secara merata dan efisien.
PERNYATAAN RESMI KAPOLSEK KAMPAR MENGENAI KOMITMEN POLRI

Di sela-sela kesibukan memanen jagung, Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH memberikan keterangan resmi terkait esensi dan arah dari pelaksanaan kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal program-program strategis pemerintah pusat, salah satunya adalah swasembada dan ketahanan pangan yang dimulai dari level desa.
”Kegiatan panen jagung serentak ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan serta mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat,” tutur AKP Asdisyah Mursid SH saat diwawancarai langsung di lokasi pertanian. Beliau menambahkan bahwa sektor pertanian adalah fondasi krusial bagi stabilitas ekonomi mikro, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang tidak menentu.
PANDANGAN APARAT PENEGAK HUKUM TERHADAP KEMANDIRIAN EKONOMI PETANI
Lebih lanjut, AKP Asdisyah Mursid SH menjelaskan bahwa keberhasilan dalam sektor pertanian tidak bisa dipandang sebelah mata sebagai tugas dari para petani mandiri semata. Dibutuhkan kerja sama lintas sektoral yang solid, konsisten, dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan agar para petani mendapatkan ekosistem kerja yang mendukung.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya menjadi tanggung jawab petani semata, namun membutuhkan dukungan dan perhatian dari seluruh pihak agar masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
”Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kami terhadap masyarakat, khususnya para petani. Kami berharap hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Kampar,” kata AKP Asdisyah Mursid SH dengan penuh optimisme.
APRESIASI DAN TERIMA KASIH DARI PIHAK POLSEK KAMPAR KEPADA STAKEHOLDER
Sebagai pimpinan wilayah hukum Polsek Kampar, AKP Asdisyah Mursid SH juga tidak lupa menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen yang telah merancang, mendukung, dan menghadiri agenda penting ini. Sinergitas yang ditunjukkan oleh institusi di atasnya, yakni Polres Kampar, menjadi pendorong utama keberhasilan acara.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang hadir serta masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Terima kasih juga kepada Polres Kampar atas dukungan penuh sehingga kegiatan panen jagung serentak ini dapat berjalan lancar dan sukses,” tambahnya di hadapan awak media dan masyarakat setempat.
PERSPEKTIF PEMERINTAH DESA RANAH SINGKUANG DAN IMPLIKASI EKONOMI LOCAL
Guna menjaga keberimbangan informasi dan menyajikan fakta yang komprehensif, konfirmasi juga dilakukan kepada pihak Pemerintah Desa Ranah Singkuang sebagai otoritas lokal yang menguasai wilayah tersebut. Kepala Desa Ranah Singkuang yang hadir mendampingi warganya menyatakan bahwa kehadiran polisi di ladang pertanian membawa dampak psikologis positif yang luar biasa bagi para petani.
Pemerintah desa melihat bahwa program kemitraan ini membantu meningkatkan rasa aman bagi para petani dalam mengelola lahan mereka tanpa adanya kekhawatiran terhadap gangguan keamanan atau konflik lahan. Selain itu, keterlibatan aktif aparat dalam mempublikasikan hasil panen ini dinilai mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas jagung Desa Ranah Singkuang, sehingga nilai tawar petani di hadapan para pengepul dapat terjaga dengan stabil.
”Kami selaku aparatur desa sangat menyambut positif langkah nyata dari kepolisian. Kehadiran fisik para personel di ladang bukan hanya sekadar seremoni, melainkan memberikan motivasi riil bahwa kami tidak berjalan sendiri dalam memajukan pertanian desa,” ungkap perwakilan dari pihak pemangku desa.
SUARA PETANI DAN KELOMPOK TANI TERKAIT DUKUNGAN REAL DI LAPANGAN
Ketua Kelompok Tani Desa Ranah Singkuang memberikan kesaksian langsung mengenai proses pendampingan yang selama ini terjadi di lapangan. Menurutnya, interaksi antara petani dan bhabinkamtibmas tidak hanya terjadi saat panen saja, melainkan sejak proses penyiapan lahan, pemilihan benih, hingga pengawasan distribusi pupuk bersubsidi agar tidak terjadi penyelewengan.
Petani merasa sangat terbantu dengan kehadiran fisik aparat penegak hukum yang bersedia turun langsung ke parit-parit dan pematang sawah. Keberhasilan panen jagung kali ini membuktikan bahwa dengan adanya rasa aman dan dukungan moral yang kuat dari aparat kepolisian, produktivitas lahan pertanian dapat dipacu hingga mencapai hasil yang maksimal demi memenuhi kebutuhan pasar lokal Kabupaten Kampar.
”Tentu dengan adanya pendampingan dan perhatian langsung dari pihak kepolisian, kami merasa lebih dihargai dan aman bekerja. Masalah-masalah teknis maupun hambatan sosial di lapangan bisa dikomunikasikan dengan cepat,” jelas perwakilan kelompok tani.
TINJAUAN SOSIAL DAN RESPONS TOKOH MASYARAKAT SETEMPAT
Masyarakat Desa Ranah Singkuang memberikan apresiasi atas perhatian jajaran kepolisian yang dinilai aktif hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung kegiatan sosial dan pertanian yang berdampak langsung bagi warga. Para tokoh adat dan tokoh masyarakat menilai langkah Polsek dan Polres Kampar ini sebagai jembatan yang meruntuhkan dinding pembatas antara masyarakat sipil dan aparat kepolisian.
Sentimen positif ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya frekuensi kegiatan sambang desa yang dilakukan oleh personel polri, yang tidak lagi diidentikkan dengan penegakan hukum pidana semata melainkan juga sebagai mitra dialog dalam pembangunan kesejahteraan desa secara holistik.
EVALUASI SITUASI KAMTIBMAS SELAMA ACARA DAN PROSPEK BERKELANJUTAN
Kegiatan panen jagung serentak tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban dari awal hingga akhir acara. Seluruh tahapan kegiatan dipantau secara seksama untuk memastikan tidak terjadi gangguan yang merugikan kenyamanan publik. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat serta mampu menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan sejahtera di wilayah Kabupaten Kampar.
Program panen raya serentak ini diproyeksikan akan terus dilanjutkan pada musim tanam berikutnya dengan memperluas cakupan komoditas pertanian lainnya, guna memastikan bahwa Kabupaten Kampar tetap menjadi salah satu lumbung pangan utama yang mandiri dan berdaya saing tinggi di Provinsi Riau.
Editor: Eki Maidedi














