MANADO (Sulawesi Utara) www.GNews86.com – Irjen Pol Roycke Harry Langie menyerahkan Pataka Maesa’an Waya, kepada Kapolda Sulut yang baru, Brigjen Pol Yudo Hermanto. Penyerahan pataka ini menjadi simbol estafet kepemimpinan sekaligus kesinambungan pengabdian Polri di wilayah Sulawesi Utara.
Upacara penyerahan Pataka ini berlangsung di Lapangan Presisi Mapolda Sulut, Kamis 10/09/2026 pagi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian serah terima jabatan Kapolda Sulawesi Utara.
Diawali dengan penyambutan Brigjen Pol Yudo Hermanto di gerbang utama Mapolda Sulut yang disambut Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, para Pejabat utama, Kapolresta dan Kapolres jajaran, Bhayangkari serta seluruh personel.
“Berbagai pencapaian dan keberhasilan yang diraih selama ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan kerja sama seluruh personel. Mengabdi di Bumi Nyiur Melambai menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus pengalaman berharga dalam perjalanan tugas dan kehidupan,” ujar mantan Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, yang saat ini menjabat Astamaops Kapolri.
Dia berpesan kepada seluruh personel agar selalu melaksanakan tugas dengan patuh hukum, sepenuh hati, dan menjaga hal-hal baik yang telah terbangun baik selama ini.
“Berikan dedikasi dan loyalitas yang sama, bahkan lebih, kepada Kapolda Sulawesi Utara yang baru. Jangan pernah lelah berbuat baik dan terus berikan manfaat pelayanan kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya, sembari menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan maupun kekurangan selama bertugas di Sulawesi Utara.
Sementara itu Kapolda Sulut yang baru Brigjen Pol Yudo Hermanto menegaskan bahwa amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
“Saya berharap dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar Polda Sulut dan masyarakat Sulawesi Utara, serta memohon dukungan dan sinergi dari seluruh jajaran demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas, red),” ujarnya.
Brigjen Pol Yudo mengatakan bahwa Pataka yang diserahterimakan bukan sekadar simbol organisasi, melainkan lambang kehormatan, kebanggaan, dan pengingat tanggung jawab moral. Nilai persatuan dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya menjadi fondasi utama kekuatan Polda Sulut.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Polda Sulut, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Irjen Pol DR. Roycke Harry Langie, SIK, MH atas dedikasi, kepemimpinan, serta pondasi positif yang telah dibangun selama memimpin Polda Sulut,” pungkasnya.








