BOLMUT (Sulawesi Utara) www.GNews86.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev terjerat Operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Senin 21 September 2026. Perkara yang menyeret Bupati Sirajudin Lasena dan sejumlah pihak itu diduga berkaitan dengan penerimaan dalam pengerjaan proyek di pemerintah daerah.
Salah satu proyek yang kini masuk radar KPK adalah pembangunan infrastruktur jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Adapun perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang berkaitan dengan proyek-proyek di kabupaten tersebut,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di hadapan wartawan.
Saat ditanya lebih jauh mengenai proyek yang dimaksud, Budi menyebut salah satunya berada di sektor jalan. Juga disinggung pihak lain selain aparatur sipil negara yang diduga terlibat dia pun membenarkan informasi tersebut.
“Untuk proyeknya di antaranya terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan di Dinas PUPR. Ada juga pihak swasta, yang lain kita amankan di daerah Bolaang Mongondow Utara, dansatu orang di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
“Pemeriksaan masih terus berlanjut, yang lain di gedung Merah putih KPK dan ada juga di wilayah setempat. Nanti akan kita update lagi informasinya,” jelasnya lagi.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 14 orang. Mereka terdiri atas Bupati, kepala dinas, aparatur sipil negara (ASN), serta sejumlah pihak swasta.
“Untuk pihak-pihak yang diamankan ada Bupati, Kepala Dinas, kemudian ASN lain, dan juga pihak-pihak swasta, beserta uang ratusan juta,” kata Budi.
Sebagian uang ditemukan bersama pihak yang diamankan di Jakarta. Uang lainnya diamankan dalam operasi di Sulawesi Utara dan Gorontalo.








