Ingin Melancong ke Belanda, Warga Sulawesi tak Perlu ke Jakarta. Begini Caranya…

Avatar photo

Rabu, 2 September 2026 - 04:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu

Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu

MANADO (Sulawesi Utara) – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi yang berencana melakukan perjalanan melancong ke Belanda. Mulai September 2026, masyarakat Sulawesi dapat mengajukan aplikasi visa Belanda di Makassar, sehingga tidak lagi harus melakukan perjalanan ke Jakarta hanya untuk proses pengajuan aplikasi visa.

Kehadiran layanan ini menjadi salah satu perkembangan penting setelah diresmikannya Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar pada 18 Agustus 2026.

Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu, mengatakan, bahwa kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat Sulawesi menjadi salah satu hal yang didorong sejak awal dirinya menjalankan tugas sebagai Konsul Kehormatan.

Setelah melakukan koordinasi dan pembahasan dengan VFS Global, pihak yang menangani penerimaan aplikasi visa Belanda, Osco mendorong agar Makassar dapat menjadi titik pelayanan yang efektif dan strategis bagi masyarakat Sulawesi.

“Sulawesi memiliki jumlah penduduk yang besar, aktivitas bisnis yang terus berkembang, serta mobilitas internasional yang semakin tinggi. Karena itu, saya menyampaikan bahwa Makassar merupakan lokasi yang strategis dan aman untuk mendekatkan pelayanan aplikasi visa Belanda kepada masyarakat Sulawesi,” ujar Osco, pada Selasa 01/09/2026.

Menurut Osco, sebelumnya masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi harus mengeluarkan biaya tambahan untuk tiket pesawat, hotel, transportasi lokal, serta waktu perjalanan apabila harus pergi ke Jakarta untuk mengurus aplikasi visa.

“Sekarang kita ingin membuatnya lebih efisien. Masyarakat dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, maupun Sulawesi Barat tidak perlu lagi terbang ke Jakarta hanya untuk mengajukan aplikasi visa. Mereka cukup datang ke Makassar sesuai dengan prosedur dan jadwal pelayanan yang berlaku,” jelasnya.

Selain memberikan efisiensi dari sisi biaya dan waktu, Osco menilai pelayanan yang lebih dekat juga sejalan dengan semangat keberlanjutan. Berkurangnya kebutuhan perjalanan udara domestik menuju Jakarta untuk keperluan pengajuan visa dapat turut membantu mengurangi perjalanan yang tidak diperlukan dan jejak emisi karbon.

Rencana menghadirkan pelayanan aplikasi visa Belanda di Makassar sebelumnya juga telah disampaikan oleh Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, pada saat peresmian Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar, 18 Agustus 2026.

Setelah peresmian tersebut, Osco melanjutkan komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan pihak terkait agar implementasinya dapat dilakukan secepat mungkin. Hasilnya, pelayanan tersebut dapat mulai berjalan pada September 2026.

“Saya berterima kasih kepada Kedutaan Besar Kerajaan Belanda dan VFS Global atas dukungan dan kerja samanya. Bagi saya, diplomasi harus menghasilkan manfaat yang konkret dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini merupakan salah satu langkah awal untuk semakin mendekatkan Belanda dengan masyarakat Sulawesi,” kata Osco.

Osco berharap kemudahan akses aplikasi visa ini juga dapat mendorong semakin tingginya hubungan masyarakat Sulawesi dengan Belanda, baik dalam bidang pendidikan, pariwisata, perdagangan, investasi, ekonomi kreatif, maupun people-to-people relations.

Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar sendiri diharapkan menjadi salah satu jembatan untuk memperkuat hubungan antara Kerajaan Belanda dan kawasan Sulawesi, sekaligus mendukung berbagai bentuk kerja sama ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan hubungan antarmasyarakat.

Berita Terkait

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School
Spesialis Pencuri Tabung Gas Berhasil Ditangkap URC Polres Kotamobagu
Usai Pertemuan Wali Kota dan GM Patra Niaga Sulawesi, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
Duet Membangun Desa: Sangadi Ikuna dan Dumara Bersinergi Bangun Jalan Akses Untuk Masyarakat 
Ini Langkah Gubernur Antisipasi Harga Cabai yang Makin ‘Pedas’ di Sulut
Brigjen Pol Yudo Hermanto Terima Estafet Kepemimpinan Polda Sulut dari Irjen Pol Roycke Harry Langie
Polda Sulut Periksa Pejabat Pemprov. Ada Mantan Sekprov, Asisten, Kadis dan Kaban
326 Prajurit Tamtama TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam XIII/Merdeka Tutup Pendidikan di Bitung
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:26 WIB

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School

Sabtu, 12 September 2026 - 00:12 WIB

Spesialis Pencuri Tabung Gas Berhasil Ditangkap URC Polres Kotamobagu

Jumat, 11 September 2026 - 23:01 WIB

Usai Pertemuan Wali Kota dan GM Patra Niaga Sulawesi, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Jumat, 11 September 2026 - 21:10 WIB

Duet Membangun Desa: Sangadi Ikuna dan Dumara Bersinergi Bangun Jalan Akses Untuk Masyarakat 

Kamis, 10 September 2026 - 22:40 WIB

Ini Langkah Gubernur Antisipasi Harga Cabai yang Makin ‘Pedas’ di Sulut

Berita Terbaru

Kasubsi Peltah Rutan Kelas IIB Kotamobagu, Busen SH, saat memberikan edukasi tentang hukum dan kriminal (foto: istimewa)

Daerah

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School

Senin, 14 Sep 2026 - 12:26 WIB