MANADO (Sulawesi Utara) – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi yang berencana melakukan perjalanan melancong ke Belanda. Mulai September 2026, masyarakat Sulawesi dapat mengajukan aplikasi visa Belanda di Makassar, sehingga tidak lagi harus melakukan perjalanan ke Jakarta hanya untuk proses pengajuan aplikasi visa.
Kehadiran layanan ini menjadi salah satu perkembangan penting setelah diresmikannya Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar pada 18 Agustus 2026.
Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi, Osco Olfriady Letunggamu, mengatakan, bahwa kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat Sulawesi menjadi salah satu hal yang didorong sejak awal dirinya menjalankan tugas sebagai Konsul Kehormatan.
Setelah melakukan koordinasi dan pembahasan dengan VFS Global, pihak yang menangani penerimaan aplikasi visa Belanda, Osco mendorong agar Makassar dapat menjadi titik pelayanan yang efektif dan strategis bagi masyarakat Sulawesi.
“Sulawesi memiliki jumlah penduduk yang besar, aktivitas bisnis yang terus berkembang, serta mobilitas internasional yang semakin tinggi. Karena itu, saya menyampaikan bahwa Makassar merupakan lokasi yang strategis dan aman untuk mendekatkan pelayanan aplikasi visa Belanda kepada masyarakat Sulawesi,” ujar Osco, pada Selasa 01/09/2026.
Menurut Osco, sebelumnya masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi harus mengeluarkan biaya tambahan untuk tiket pesawat, hotel, transportasi lokal, serta waktu perjalanan apabila harus pergi ke Jakarta untuk mengurus aplikasi visa.
“Sekarang kita ingin membuatnya lebih efisien. Masyarakat dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, maupun Sulawesi Barat tidak perlu lagi terbang ke Jakarta hanya untuk mengajukan aplikasi visa. Mereka cukup datang ke Makassar sesuai dengan prosedur dan jadwal pelayanan yang berlaku,” jelasnya.
Selain memberikan efisiensi dari sisi biaya dan waktu, Osco menilai pelayanan yang lebih dekat juga sejalan dengan semangat keberlanjutan. Berkurangnya kebutuhan perjalanan udara domestik menuju Jakarta untuk keperluan pengajuan visa dapat turut membantu mengurangi perjalanan yang tidak diperlukan dan jejak emisi karbon.
Rencana menghadirkan pelayanan aplikasi visa Belanda di Makassar sebelumnya juga telah disampaikan oleh Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, pada saat peresmian Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar, 18 Agustus 2026.
Setelah peresmian tersebut, Osco melanjutkan komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan pihak terkait agar implementasinya dapat dilakukan secepat mungkin. Hasilnya, pelayanan tersebut dapat mulai berjalan pada September 2026.
“Saya berterima kasih kepada Kedutaan Besar Kerajaan Belanda dan VFS Global atas dukungan dan kerja samanya. Bagi saya, diplomasi harus menghasilkan manfaat yang konkret dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini merupakan salah satu langkah awal untuk semakin mendekatkan Belanda dengan masyarakat Sulawesi,” kata Osco.
Osco berharap kemudahan akses aplikasi visa ini juga dapat mendorong semakin tingginya hubungan masyarakat Sulawesi dengan Belanda, baik dalam bidang pendidikan, pariwisata, perdagangan, investasi, ekonomi kreatif, maupun people-to-people relations.
Kantor Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sulawesi di Makassar sendiri diharapkan menjadi salah satu jembatan untuk memperkuat hubungan antara Kerajaan Belanda dan kawasan Sulawesi, sekaligus mendukung berbagai bentuk kerja sama ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan hubungan antarmasyarakat.








