Gelorakan Seni Budaya di Jantung Kota: DKC Kuantan Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dikukuhkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan (DKC) Kuantan Tengah periode 2026-2030 (Dok.GNews86)

Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan (DKC) Kuantan Tengah periode 2026-2030 (Dok.GNews86)

 

KUANSING RIAU– Suasana khidmat dan penuh semangat keakraban menyelimuti Balai Adat Kantor Camat Kuantan Tengah pada Rabu, 6 Mei 2026. Di gedung yang menjadi simbol tradisi tersebut, Pengurus Dewan Kesenian Kecamatan (DKC) Kuantan Tengah periode 2026-2030 resmi dikukuhkan, menandai babak baru bagi pelestarian seni dan budaya di wilayah pusat ibu kota Kabupaten Kuantan Singingi.

Acara diawali dengan lantunan syahdu ayat suci Al-Qur’an oleh Defan Aflah Pratama dari MAN 1 Kuantan Singingi. Semangat nasionalisme kemudian membuncah saat seluruh hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya, dipandu oleh dirigen Ramadani, S.Pd, yang juga merupakan Ketua Komite Musik DKC Kuantan Tengah. Bertindak sebagai pemandu acara (MC), Tiara Nur Tresna Hade, S.Pd, yang menjabat sebagai Sekretaris DKC, membawa jalannya prosesi dengan apik.

Hadir langsung dalam prosesi sakral ini, Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Kuantan Singingi (DKKS), Hj. Yulia Herma Suhardiman. Turut mendampingi, Sekretaris Camat Kuantan Tengah, Dini, S.Sos., M.Si yang mewakili Camat Eka Putra, S.Sos., M.Si. Kehadiran tokoh penting lainnya seperti Dr. Andri (Kabid Budaya Pariwisata Kuansing) mewakili Kepala Dinas, serta Alfion, S.Pd (Kabid Seni), menambah bobot legitimasi bagi kepengurusan yang baru dilantik.

Visi Melestarikan Warisan Leluhur
Dalam sambutannya, Ketua Umum DKC Kuantan Tengah, Sri Widarti, A.Md, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya. Baginya, DKC bukan sekadar organisasi formal, melainkan ‘rumah besar’ bagi para seniman, budayawan, dan insan kreatif untuk bersinergi menggali potensi lokal.

Apresiasi luar biasa datang dari Hj. Yulia Herma Suhardiman selaku Ketua Umum DKKS. Dalam arahannya, beliau menitipkan pesan kuat agar DKC Kuantan Tengah menjadi motor penggerak kompetisi seni di tingkat desa hingga sekolah.

“Saya menunggu kabar dan undangan dari DKC Kuantan Tengah untuk membuat kegiatan yang luar biasa. Kuantan Tengah adalah pusat ibu kota, banyak yang bisa kita angkat seperti Rarak Godang, Caklempong, dan lagu Kuantan Tanah Tumpah,” tegas beliau.

Beliau juga memuji penampilan Tari Persembahan Sicabiak Siriah Sambat yang dinilai sangat ideal sebagai standar penyambutan di berbagai kegiatan kecamatan maupun kabupaten.

“Mari kita berkolaborasi membangun seni budaya di Kuantan Singingi,” ajaknya.

Sinergi Antar Lini

Pengukuhan ini juga dihadiri oleh para Kepala Desa, Lurah, serta Kepala Sekolah dari berbagai tingkatan di Kecamatan Kuantan Tengah. Kehadiran lintas sektor ini, termasuk dukungan dari pihak swasta seperti Manager Assadel dan Ciberia Datuak Mangkuto Jelelo, diharapkan mampu menciptakan ekosistem budaya yang inklusif dan berkelanjutan.

Acara ditutup dengan doa keberkahan yang dipimpin oleh Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd. Sebagai simbol kekompakan, seluruh pengurus dan tamu undangan melakukan sesi foto bersama dan bersalam-salaman, menunjukkan komitmen kuat untuk memajukan marwah seni di tanah Kuantan Singingi. Harapan besar kini tertumpang pada pundak pengurus baru untuk menjadikan seni sebagai identitas yang tak lekang oleh waktu.

Reportase: Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
(Ketua Harian DKC Kuantan Tengah, Ketua Lembaga Seni Budaya PD Muhammadiyah Kuansing, Ketua Komisi Seni Budaya Islam MUI Kuansing, Ketua Forum Literasi Kuansing, Guru Konten Kreator, Blogger, Composer Arranger, Coach)

 

– Redaksi

Berita Terkait

Harmoni dari Timur Menuju Panggung Nasional
Suara Tanah Adat yang Tersisih di Meja Kebijakan
Jejak Api di Kampus, Menanti Ujung Penyidikan
Jejak Sopi di Kota Damai, Polisi Perketat Peredaran Miras di Masohi
Pendopo Jadi Lautan Dukungan
Jeriken di Bangku Terdakw
Jejak Data di Ufuk Timur Kota Tual
Jembatan yang Ditunggu di Tengah Arus yang Memisahkan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:56 WIB

Harmoni dari Timur Menuju Panggung Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:34 WIB

Suara Tanah Adat yang Tersisih di Meja Kebijakan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:18 WIB

Jejak Api di Kampus, Menanti Ujung Penyidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:07 WIB

Jejak Sopi di Kota Damai, Polisi Perketat Peredaran Miras di Masohi

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Pendopo Jadi Lautan Dukungan

Berita Terbaru

DPRD Kota Bandung resmi mengesahkan Perda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual sebagai landasan hukum bagi upaya pencegahan, pembinaan, dan perlindungan sosial di masyarakat.(dok foto: viva.co.id)

Nasional

Pagar Baru di Ruang Publik

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:22 WIB

Kapolri berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar untuk mengenang dan menyerap nilai kepemimpinan Presiden pertama RI sebagai inspirasi dalam menjaga persatuan dan pengabdian kepada bangsa.(dok foto: viva.co.id)

Nasional

Jejak Sang Proklamator di Tengah Tantangan Zaman

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:13 WIB

Kementerian Haji dan Umrah melaporkan sebanyak 114.236 jemaah dan petugas haji Indonesia atau sekitar 55 persen dari total peserta telah kembali ke Indonesia hingga hari ke-17 masa pemulangan.(dok foto : Viva.co.id)

Nasional

Arus Pulang dari Tanah Suci

Jumat, 19 Jun 2026 - 03:44 WIB