TALUK KUANTAN (Riau)-www.Gnews86.com | Rabu 27/5– Kesadaran dan antusiasme masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dalam menunaikan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H mengalami peningkatan signifikan.
Fenomena positif ini terlihat jelas di Masjid Imam Syafii Karak, Kecamatan Kuantan Tengah, di mana jumlah hewan kurban, khususnya kambing, melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Ketua Yayasan Annajiyah Taluk Kuantan, Agus Iswanto, S.STP., mengumumkan langsung data tersebut saat memberikan kata sambutan di hadapan ratusan jemaah sebelum pelaksanaan salat Idul Adha di lapangan Masjid Imam Syafii Karak, Rabu (27/5/2026).
LONJAKAN HEWAN KURBAN DAN STRATEGI PANITIA
Berdasarkan data resmi panitia, jumlah hewan kurban yang terhimpun tahun ini mencapai 15 ekor sapi dan 74 ekor kambing. Angka ini menunjukkan grafik kenaikan yang tajam jika dibandingkan dengan perolehan tahun lalu yang terdiri dari 12 ekor sapi, 1 ekor kerbau, dan 43 ekor kambing.
”Lonjakan yang luar biasa itu terjadi pada jenis hewan kurban kambing. Tahun lalu hanya 43 ekor, tahun ini alhamdulillah meningkat menjadi 74 ekor,” ujar Agus Iswanto di hadapan para jemaah yang tampak kompak mengenakan pakaian serbaputih.
Kenaikan jumlah hewan kurban ini berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah peserta kurban (sohibul kurban). Pada tahun ini, tercatat sebanyak 156 orang mendaftarkan diri sebagai peserta, naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 142 orang.
Mengingat banyaknya jumlah hewan yang harus disembelih, pihak panitia mengambil langkah taktis agar seluruh rangkaian ibadah dan pembagian daging dapat berjalan efektif dan tepat waktu. Panitia sepakat untuk mempercepat durasi rangkaian salat Idul Adha, mulai dari pelaksanaan salat hingga penyampaian khotbah oleh khatib.
SEMANGAT GOTONG ROYONG SEBAGAI
PILAR KEBERSAMAAN
Seusai pelaksanaan salat Id dan khotbah, seluruh elemen masyarakat, jemaah, beserta para peserta kurban langsung bergerak menuju area pemotongan. Belasan sapi dan puluhan kambing yang berada di dalam tenda penampungan mulai disembelih satu per satu secara tertib.
Pihak Yayasan Annajiyah juga mengimbau agar momentum Idul Adha ini dijadikan sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga melalui aksi gotong royong yang masif.
”Kami mengajak serta mengimbau kepada seluruh jemaah, dan terkhusus juga sohibul kurban, untuk bersama-sama, bahu-membahu menyelenggarakan penyembelihan ini agar cepat selesai dan segera didistribusikan,” pungkas Agus.
Sebagai informasi tambahan berdasarkan tren di wilayah Kuantan Singingi, peningkatan jumlah hewan kurban tidak hanya terjadi di Kecamatan Kuantan Tengah, tetapi juga dilaporkan di beberapa kecamatan lain.
Hal ini mengindikasikan pemulihan dan stabilitas ekonomi masyarakat tergolong baik, sehingga daya beli warga untuk berkurban meningkat secara kolektif pada tahun ini.








