Gotong Royong Warga dan Anggota DPRD Kuansing Rampungkan Pengecoran Jembatan Air Mas

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Air Mas, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi Riau (Dok.Ainun Nursahid)

Desa Air Mas, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi Riau (Dok.Ainun Nursahid)

KUANTAN SINGINGI(Riau)-GNews86.Com| Jum’at 29/5 – Akses transportasi yang menghubungkan Jalur 1 menuju Jalur 2 di Desa Air Mas, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kini mulai menemui titik terang. Kerusakan akibat longsor pada bagian pangkal jembatan tersebut akhirnya selesai ditangani melalui proses pengecoran secara swadaya dan gotong royong masyarakat, guna mencegah terputusnya urat nadi perekonomian warga setempat.

​Langkah taktis penanganan fasilitas publik ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama agar mobilitas warga tetap aman dan nyaman saat melintas. Pasalnya, jika kerusakan akibat abrasi dan longsor tersebut dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan cepat, dikhawatirkan struktur utama jembatan akan mengalami kerusakan total yang jauh lebih parah.
​Apresiasi Langkah Cepat Penanganan Infrastruktur Desa

​Sebelum aksi pengecoran rampung dieksekusi, kondisi kritis infrastruktur ini sempat memicu perhatian dari pihak legislatif daerah. Pada tanggal 15 Mei 2026 lalu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5, Desi Guswita, SE, MM, turun langsung meninjau titik longsor untuk melihat skala kerusakan secara objektif.

​”Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan keluhan konstituen segera direspons. Infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antar-jalur ini sangat vital bagi perputaran ekonomi dan aktivitas harian masyarakat Desa Air Mas,” ujar Desi Guswita saat dikonfirmasi mengenai peninjauan tersebut.

​Tidak sekadar datang meninjau, legislator dari Dapil 5 yang akrab disapa Desy Marshandita ini juga turut mengulurkan bantuan materiil secara pribadi guna menyokong kebutuhan logistik dan bahan bangunan proses pengecoran. Aksi nyata ini disambut positif sebagai bentuk atensi dan kehadiran wakil rakyat di tengah persoalan mendesak yang dihadapi warga.

​Fase Penimbunan Material Menunggu Kesiapan Logistik

​Meskipun tahapan krusial berupa pengecoran pada struktur yang longsor telah berhasil diselesaikan, infrastruktur penghubung ini belum sepenuhnya rampung seratus persen. Di lapangan, beberapa titik di sekitar pangkal jembatan masih memerlukan penimbunan tanah yang cukup masif untuk menyamakan tinggi permukaan jalan dan memperkuat struktur penahan.

​Kepala Desa Air Mas memaparkan bahwa untuk jadwal pelaksanaan penimbunan tanah, pihak desa dan panitia gotong royong saat ini masih menunggu proses logistik berikutnya. Hal ini disebabkan karena kebutuhan volume material tanah urukan yang diperlukan dalam jumlah yang relatif besar agar pemadatan jalan bisa maksimal.

​”Pengecoran struktur utama yang rawan ambles sudah selesai kita kerjakan bersama warga. Sekarang fokus kita bergeser ke tahapan penimbunan, kita sedang mengoordinasikan ketersediaan armada dan material tanahnya agar begitu material datang, bisa langsung kita hampar,” jelas perwakilan tokoh masyarakat setempat saat memantau lokasi jembatan.

​Solidaritas Swadaya dan Netralitas Laporan Jurnalistik

​Keberhasilan pemulihan sementara akses jalan ini tidak terlepas dari tingginya semangat solidaritas warga Desa Air Mas yang bahu-bahu menyumbangkan tenaga, waktu, serta pikiran. Semangat kolektif ini dinilai menjadi kunci utama cepatnya penanganan kerusakan fasilitas umum sebelum mendapat penanganan permanen dari dinas terkait.

​Berdasarkan pengamatan berkala di sektor pembangunan infrastruktur wilayah Singingi, keterlambatan penanganan pada titik longsor kecil sering kali berujung pada putusnya akses desa secara total saat intensitas hujan tinggi. Oleh sebab itu, inisiatif lokal seperti yang terjadi di Desa Air Mas menjadi pola mitigasi yang efektif.

​Laporan ini disusun secara objektif berdasarkan himpunan fakta di lapangan oleh wartawan media GNews86.Com, tanpa tendensi opini, guna menyajikan informasi yang transparan bagi publik mengenai dinamika pembangunan dan swadaya infrastruktur di tingkat daerah.

Diharapkan proses penimbunan lanjutan dapat berjalan lancar sehingga keamanan berkendara masyarakat kembali pulih sepenuhnya.

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School
Spesialis Pencuri Tabung Gas Berhasil Ditangkap URC Polres Kotamobagu
Usai Pertemuan Wali Kota dan GM Patra Niaga Sulawesi, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
Duet Membangun Desa: Sangadi Ikuna dan Dumara Bersinergi Bangun Jalan Akses Untuk Masyarakat 
Ini Langkah Gubernur Antisipasi Harga Cabai yang Makin ‘Pedas’ di Sulut
Brigjen Pol Yudo Hermanto Terima Estafet Kepemimpinan Polda Sulut dari Irjen Pol Roycke Harry Langie
Polda Sulut Periksa Pejabat Pemprov. Ada Mantan Sekprov, Asisten, Kadis dan Kaban
326 Prajurit Tamtama TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam XIII/Merdeka Tutup Pendidikan di Bitung
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:26 WIB

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School

Sabtu, 12 September 2026 - 00:12 WIB

Spesialis Pencuri Tabung Gas Berhasil Ditangkap URC Polres Kotamobagu

Jumat, 11 September 2026 - 23:01 WIB

Usai Pertemuan Wali Kota dan GM Patra Niaga Sulawesi, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Jumat, 11 September 2026 - 21:10 WIB

Duet Membangun Desa: Sangadi Ikuna dan Dumara Bersinergi Bangun Jalan Akses Untuk Masyarakat 

Kamis, 10 September 2026 - 22:40 WIB

Ini Langkah Gubernur Antisipasi Harga Cabai yang Makin ‘Pedas’ di Sulut

Berita Terbaru

Kasubsi Peltah Rutan Kelas IIB Kotamobagu, Busen SH, saat memberikan edukasi tentang hukum dan kriminal (foto: istimewa)

Daerah

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School

Senin, 14 Sep 2026 - 12:26 WIB