Ketua DPRD Kuansing Desak PUPR Perbaiki Jalan Pasar Modern Sebelum Iduladha

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kuansing, H Juprizal SE MSi melakukan  peninjauan ruas jalan pasar modern Teluk Kuantan bersama Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer Arip dan Kepala Dinas Perhubungan Hendri Wahyudi, Selasa (19/5/2026) siang. (Riaupos)

Ketua DPRD Kuansing, H Juprizal SE MSi melakukan peninjauan ruas jalan pasar modern Teluk Kuantan bersama Kepala Dinas PUPR Kuansing Ade Fahrer Arip dan Kepala Dinas Perhubungan Hendri Wahyudi, Selasa (19/5/2026) siang. (Riaupos)

KUANSING (RIAU) — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), H. Juprizal, S.E., M.Si., melakukan inspeksi mendadak ke ruas jalan di depan Pasar Modern Teluk Kuantan yang mengalami kerusakan parah pada Selasa, 19 Mei 2026 siang.

​Dalam peninjauan langsung tersebut, Ketua DPRD didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kuansing, Ade Fahrer Arip, serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing, Hendri Wahyudi. Melihat kondisi akses jalan yang memprihatinkan, H. Juprizal memberikan tenggat waktu (deadline) yang tegas kepada Dinas PUPR untuk menuntaskan perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 100 meter tersebut sebelum Hari Raya Iduladha yang jatuh pada 27 Mei 2026 mendatang.

FAKTA KERUSAKAN DI LAPANGAN DAN KELUHAN MASYARAKAT

​Berdasarkan hasil pantauan langsung di lokasi, ruas jalan yang menjadi akses utama menuju pusat perbelanjaan masyarakat tersebut saat ini masih dalam kondisi pengerasan tanah berbatu. Di sepanjang jalur 100 meter itu, ditemukan banyak titik lubang yang cukup dalam.

Bahkan, terdapat dua titik kerusakan paling parah dengan kedalaman lubang mencapai 20 hingga 30 sentimeter. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan dan memicu genangan air yang luas ketika musim hujan tiba.

​Aktivitas masyarakat yang sangat tinggi di kawasan ini berbanding terbalik dengan kenyamanan fasilitas publik yang tersedia. Kerusakan yang terkesan dibiarkan tanpa penanganan dalam beberapa waktu terakhir ini akhirnya memicu gelombang sorotan tajam dari publik dan pengguna jalan.

​”Inilah yang kita tinjau tadi. Kondisinya seperti apa di lapangan. Dan fakta di lapangan, rusak serta harus segera diperbaiki oleh Dinas PUPR Kuansing,” ungkap H. Juprizal dengan tegas seusai memeriksa titik-titik kerusakan.

SINKRONISASI PENGGUNAAN ANGGARAN DAN RETRIBUSI DAERAH

​Ketua DPRD Kuansing juga menyoroti adanya ketimpangan antara penarikan retribusi daerah dan penyediaan fasilitas yang layak bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa masyarakat tetap dibebankan biaya parkir saat berkunjung ke pasar modern, namun hak mereka untuk mendapatkan infrastruktur yang aman justru terabaikan.

​Untuk mempercepat proses pengerjaan tanpa birokrasi yang berbelit-belit, Juprizal menyarankan agar Dinas PUPR mengoptimalkan anggaran swakelola. Mengingat urgensi jalan ini sangat tinggi bagi perputaran ekonomi, penanganan darurat dinilai menjadi solusi paling rasional.
​”Saya minta ini diperbaiki sebelum Iduladha sudah tuntas. Masak ini dibiarkan seperti ini. Sementara aktivitas masyarakat tinggi melewati ruas jalan itu. Masyarakat dipungut parkir, tapi fasilitasnya tidak diperbaiki. Makanya saya berharap, Dinas PUPR segera melakukan perbaikan,” tambah Juprizal.

RESPON DAN KOMITMEN PIHAK EKSEKUTIF

​Menanggapi instruksi dan tenggat waktu ketat yang diberikan oleh pihak legislatif, Kepala Dinas PUPR Kuansing, Ade Fahrer Arip, menyatakan kesiapannya untuk segera mengambil langkah taktis di lapangan. Pihaknya berjanji akan langsung melakukan pemetaan teknis dan material guna memulai proses pembenahan jalan pasar tersebut secepat mungkin.

​”Kami akan cek pengantarannya. Dan kita segera melakukan perbaikan ruas jalan ini,” ujar Ade Fahrer Arip secara singkat saat dikonfirmasi di lokasi peninjauan.

​Akses jalan ini diprediksi akan mengalami lonjakan arus lalu lintas yang sangat signifikan dalam beberapa hari ke depan, mengingat hari pasar dan persiapan masyarakat dalam menyambut hari raya kurban (Idul adha) selalu berpusat di kawasan Pasar Modern Teluk Kuantan.

Kesegeraan tindakan dari Dinas PUPR kini menjadi tumpuan utama masyarakat sekitar Kuantan Tengah demi kelancaran aktivitas ekonomi mereka.

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Harmoni dari Timur Menuju Panggung Nasional
Suara Tanah Adat yang Tersisih di Meja Kebijakan
Jejak Api di Kampus, Menanti Ujung Penyidikan
Jejak Sopi di Kota Damai, Polisi Perketat Peredaran Miras di Masohi
Pendopo Jadi Lautan Dukungan
Jeriken di Bangku Terdakw
Jejak Data di Ufuk Timur Kota Tual
Jembatan yang Ditunggu di Tengah Arus yang Memisahkan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:56 WIB

Harmoni dari Timur Menuju Panggung Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:34 WIB

Suara Tanah Adat yang Tersisih di Meja Kebijakan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:18 WIB

Jejak Api di Kampus, Menanti Ujung Penyidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:07 WIB

Jejak Sopi di Kota Damai, Polisi Perketat Peredaran Miras di Masohi

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Pendopo Jadi Lautan Dukungan

Berita Terbaru

DPRD Kota Bandung resmi mengesahkan Perda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual sebagai landasan hukum bagi upaya pencegahan, pembinaan, dan perlindungan sosial di masyarakat.(dok foto: viva.co.id)

Nasional

Pagar Baru di Ruang Publik

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:22 WIB

Kapolri berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar untuk mengenang dan menyerap nilai kepemimpinan Presiden pertama RI sebagai inspirasi dalam menjaga persatuan dan pengabdian kepada bangsa.(dok foto: viva.co.id)

Nasional

Jejak Sang Proklamator di Tengah Tantangan Zaman

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:13 WIB

Kementerian Haji dan Umrah melaporkan sebanyak 114.236 jemaah dan petugas haji Indonesia atau sekitar 55 persen dari total peserta telah kembali ke Indonesia hingga hari ke-17 masa pemulangan.(dok foto : Viva.co.id)

Nasional

Arus Pulang dari Tanah Suci

Jumat, 19 Jun 2026 - 03:44 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjanjikan bantuan modal usaha Rp10 juta dan peluang kerja bagi pedagang yang terdampak penertiban kawasan wisata Puncak sebagai bagian dari program penataan ruang dan pemulihan ekonomi masyarakat.( dok foto : Kompas.com)

Nasional

Janji di Tengah Reruntuhan

Jumat, 19 Jun 2026 - 03:35 WIB