Dr. Afrizal Nur, S.Th.I., M.Is Resmi Raih Gelar Guru Besar Bidang Tafsir Kontemporer

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Peternakan Disbunnakkan Inhu, Mufrizal ST (empat dari kanan) bersama staf saat mendampingi tim provinsi ketika meninjau sapi milik Nurman di Desa Pontian Mekar Kecamatan Lubuk Batu Jaya.(Disbunnakkan Inhu)

Kabid Peternakan Disbunnakkan Inhu, Mufrizal ST (empat dari kanan) bersama staf saat mendampingi tim provinsi ketika meninjau sapi milik Nurman di Desa Pontian Mekar Kecamatan Lubuk Batu Jaya.(Disbunnakkan Inhu)

KUANTAN SINGINGI – Keluarga besar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuantan Singingi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pencapaian akademik tertinggi yang diraih oleh Prof. Dr. Afrizal Nur, S.Th.I., M.Is. Beliau resmi menyandang gelar Guru Besar (Profesor) dalam bidang kepakaran Tafsir Kontemporer.

​Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Muhammadiyah, khususnya di wilayah Riau. Selain aktif di dunia akademik, Prof. Afrizal Nur saat ini juga mengemban amanah strategis sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau.

​Ketua PD Muhammadiyah Kuantan Singingi, Ir. H. Maisir, dalam pernyataan resminya menyampaikan bahwa kenaikan jabatan akademik ini merupakan buah dari dedikasi dan kontribusi nyata Prof. Afrizal dalam pengembangan ilmu keislaman, terutama di bidang tafsir.

​”Keluarga besar PDM Kuantan Singingi turut bersyukur atas amanah baru yang diemban Prof. Afrizal Nur. Semoga kepakaran beliau dalam Tafsir Kontemporer dapat memberikan pencerahan bagi umat dan semakin memperkuat kemajuan dakwah serta pendidikan di lingkungan Muhammadiyah Riau,” ujar Ir. H. Maisir.

​Gelar Guru Besar ini diharapkan tidak hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas riset dan pengajaran di institusi tempat beliau bernaung, serta menjadi inspirasi bagi para akademisi muda lainnya untuk terus mengejar keunggulan intelektual.

​Kepakaran dalam Tafsir Kontemporer yang dimiliki Prof. Afrizal dinilai sangat relevan di era saat ini, di mana pemahaman teks-teks agama memerlukan kontekstualisasi yang mendalam agar tetap solutif dalam menjawab tantangan zaman yang dinamis.

Editor: Cdr

Berita Terkait

Harmoni dari Timur Menuju Panggung Nasional
Suara Tanah Adat yang Tersisih di Meja Kebijakan
Jejak Api di Kampus, Menanti Ujung Penyidikan
Jejak Sopi di Kota Damai, Polisi Perketat Peredaran Miras di Masohi
Pendopo Jadi Lautan Dukungan
Jeriken di Bangku Terdakw
Jejak Data di Ufuk Timur Kota Tual
Jembatan yang Ditunggu di Tengah Arus yang Memisahkan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:56 WIB

Harmoni dari Timur Menuju Panggung Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:34 WIB

Suara Tanah Adat yang Tersisih di Meja Kebijakan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:18 WIB

Jejak Api di Kampus, Menanti Ujung Penyidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:07 WIB

Jejak Sopi di Kota Damai, Polisi Perketat Peredaran Miras di Masohi

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:00 WIB

Pendopo Jadi Lautan Dukungan

Berita Terbaru

DPRD Kota Bandung resmi mengesahkan Perda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual sebagai landasan hukum bagi upaya pencegahan, pembinaan, dan perlindungan sosial di masyarakat.(dok foto: viva.co.id)

Nasional

Pagar Baru di Ruang Publik

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:22 WIB

Kapolri berziarah ke Makam Bung Karno di Blitar untuk mengenang dan menyerap nilai kepemimpinan Presiden pertama RI sebagai inspirasi dalam menjaga persatuan dan pengabdian kepada bangsa.(dok foto: viva.co.id)

Nasional

Jejak Sang Proklamator di Tengah Tantangan Zaman

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:13 WIB

Kementerian Haji dan Umrah melaporkan sebanyak 114.236 jemaah dan petugas haji Indonesia atau sekitar 55 persen dari total peserta telah kembali ke Indonesia hingga hari ke-17 masa pemulangan.(dok foto : Viva.co.id)

Nasional

Arus Pulang dari Tanah Suci

Jumat, 19 Jun 2026 - 03:44 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjanjikan bantuan modal usaha Rp10 juta dan peluang kerja bagi pedagang yang terdampak penertiban kawasan wisata Puncak sebagai bagian dari program penataan ruang dan pemulihan ekonomi masyarakat.( dok foto : Kompas.com)

Nasional

Janji di Tengah Reruntuhan

Jumat, 19 Jun 2026 - 03:35 WIB