Perhelatan Budaya dan Religi: Panitia Pacu Jalur Rayon II Kuansing Resmi Terbentuk

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Pembentukan Panitia Pacu Jalur Rayon II oleh KONI Kuansing (Dok.GNews86)

Rapat Pembentukan Panitia Pacu Jalur Rayon II oleh KONI Kuansing (Dok.GNews86)

KUANSING RIAU – Semangat pelestarian tradisi leluhur yang berpadu dengan nilai-nilai religiusitas mulai menggeliat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Melalui rapat formatur yang digelar di Sekretariat KONI Kuansing pada Kamis (07/04/2026), struktur Panitia Pacu Jalur Rayon II resmi dibentuk untuk mengawal perhelatan akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 29 Juni 2026.

Mengusung filosofi unik “Siang Bapacu, Malam Mangaji”, event ini menjadi istimewa karena pelaksanaannya bertepatan dengan momentum menyambut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional tingkat Provinsi Riau.

​STRUKTUR KEPANITIAAN DAN HASIL RAPAT FORMATUR

​Dalam pertemuan yang berlangsung
khidmat tersebut, para peserta rapat secara mufakat menunjuk Indra Sukri sebagai Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon II. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Elpi Satriadi, sementara sektor teknis di lapangan akan dipimpin oleh Herlianto selaku Kepala Seksi Gelanggang.

Pembentukan ini dihadiri oleh jajaran pengurus KONI Kuansing, perwakilan kepala desa, serta tokoh masyarakat yang terlibat aktif dalam tim formatur.

​”Pembentukan panitia ini adalah langkah awal yang sangat krusial. Kami diberikan mandat untuk memastikan bahwa tradisi kebanggaan masyarakat Kuansing ini tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga lancar secara teknis dan administrasi,” ujar Indra Sukri dalam pernyataan perdananya usai terpilih.

PENYELARASAN TRADISI DAN RELIGI

Keunikan utama pada penyelenggaraan Rayon II tahun 2026 ini terletak pada motto yang diusung: “Siang Bapacu, Malam Mangaji”. Slogan ini lahir dari kondisi objektif di mana jadwal Pacu Jalur beriringan dengan agenda religi MTQ tingkat Provinsi Riau. Panitia ingin menegaskan bahwa hiruk-pikuk kompetisi di sungai pada siang hari harus tetap selaras dengan ketenangan ibadah di malam hari.

​Seorang tokoh masyarakat yang hadir dalam rapat tersebut menekankan pentingnya keseimbangan ini. “Kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat Kuansing adalah masyarakat yang berbudaya sekaligus agamis. Siang hari kita tumpahkan semangat di jalur, malam hari kita kembali ke masjid dan musala untuk mengaji. Ini adalah identitas kita,” ungkapnya di hadapan peserta rapat.

​SINERGITAS UNTUK KESUKSESAN EVENT

Setelah struktur resmi terbentuk, fokus utama Indra Sukri dan timnya adalah membangun jembatan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait. Hal ini mencakup pemerintah kecamatan, aparat keamanan, tim medis, hingga pelaku UMKM lokal. Mengingat event ini diprediksi akan menyedot ribuan wisatawan, kesiapan sarana dan prasarana di Teluk Kuantan menjadi prioritas utama.

​Pihak KONI Kuansing juga memberikan catatan khusus mengenai marwah daerah. “Harapan kita bersama, panitia dapat bekerja keras dan bersinergi. Ini bukan sekadar perlombaan ketangkasan mendayung, tapi ini adalah marwah daerah yang harus kita jaga bersama, apalagi ada agenda religi tingkat provinsi di waktu yang hampir bersamaan,” tegas perwakilan tim formatur.


DAMPAK EKONOMI DAN PELESTARIAN BUDAYA

Dari sudut pandang masyarakat dan pemerintahan desa, pembentukan panitia yang cepat dan transparan sangat diapresiasi. Beberapa kepala desa yang hadir berharap agar panitia dapat melibatkan pemuda setempat dalam pengelolaan teknis di gelanggang. Hal ini dinilai penting agar rasa kepemilikan terhadap budaya Pacu Jalur tetap tumbuh di generasi muda.

​”Kami selaku perwakilan desa siap mendukung penuh. Harapan kami, koordinasi antara panitia kabupaten dan panitia lokal di lapangan nantinya tidak ada kendala, sehingga pedagang kecil kami bisa ikut merasakan dampak ekonomi dari event ini,” tutur salah satu kepala desa yang hadir.

DETAIL PELAKSANAAN EVENT 2026

Sebagai informasi tambahan bagi para pecinta Pacu Jalur dan masyarakat luas, event Rayon II di Teluk Kuantan ini akan dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 27 hingga 29 Juni 2026. Panitia menjanjikan kemasan acara yang lebih tertib dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang menjadi daya tarik utama pariwisata di Kabupaten Kuantan Singingi.

​Dengan telah sahnya kepanitiaan ini, kini publik menanti kerja nyata dari tim pimpinan Indra Sukri untuk mewujudkan event yang tidak hanya meriah secara fisik di sungai, tetapi juga bermakna secara spiritual bagi masyarakat sejalan dengan semangat “Siang Bapacu, Malam Mangaji”. (RR/MitraGNews86)

Editor: Candra

Berita Terkait

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School
Spesialis Pencuri Tabung Gas Berhasil Ditangkap URC Polres Kotamobagu
Usai Pertemuan Wali Kota dan GM Patra Niaga Sulawesi, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
Duet Membangun Desa: Sangadi Ikuna dan Dumara Bersinergi Bangun Jalan Akses Untuk Masyarakat 
Ini Langkah Gubernur Antisipasi Harga Cabai yang Makin ‘Pedas’ di Sulut
Brigjen Pol Yudo Hermanto Terima Estafet Kepemimpinan Polda Sulut dari Irjen Pol Roycke Harry Langie
Polda Sulut Periksa Pejabat Pemprov. Ada Mantan Sekprov, Asisten, Kadis dan Kaban
326 Prajurit Tamtama TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam XIII/Merdeka Tutup Pendidikan di Bitung
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:26 WIB

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School

Sabtu, 12 September 2026 - 00:12 WIB

Spesialis Pencuri Tabung Gas Berhasil Ditangkap URC Polres Kotamobagu

Jumat, 11 September 2026 - 23:01 WIB

Usai Pertemuan Wali Kota dan GM Patra Niaga Sulawesi, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Jumat, 11 September 2026 - 21:10 WIB

Duet Membangun Desa: Sangadi Ikuna dan Dumara Bersinergi Bangun Jalan Akses Untuk Masyarakat 

Kamis, 10 September 2026 - 22:40 WIB

Ini Langkah Gubernur Antisipasi Harga Cabai yang Makin ‘Pedas’ di Sulut

Berita Terbaru

Kasubsi Peltah Rutan Kelas IIB Kotamobagu, Busen SH, saat memberikan edukasi tentang hukum dan kriminal (foto: istimewa)

Daerah

Wali Murid Apresiasi Program Rutan Go to School

Senin, 14 Sep 2026 - 12:26 WIB