KOTAMOBAGU (Sulawesi Utara) www.GNews86.com – Hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung dan mengajak semua pihak menjaga keamanan bersama. Itulah cara Kapolres AKBP Abdul Kholik, SH, SIK, MAP, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya. Langkah persuasif ini, mendapatkan tanggapan masyarakat.
“Sejak menjabat, Kapolres Abdul Kholik menerapkan langkah yang berbeda namun meyakinkan. Bukan hanya menindak, tetapi juga mengajak dan bukan hanya berpatroli, tetapi juga berdialog,” kata Ustadz Denan Lomban, Imam Masjid Ainul Yaqin, Kotamobagu Selatan
Alih-alih hanya mengandalkan kekuatan pengamanan, Kapolres Abdul Kholik memilih jalan persuasif mendatangi warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga pelaku usaha. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab seluruh warga.
“Kita tidak bisa menjaga keamanan sendirian. Polisi adalah pelindung dan pengayom, tetapi benteng terkuat ada di tangan warga itu sendiri. Jika kita bersatu, tidak ada pihak yang berani mengganggu ketenangan kita,” ujar mantan Kapolres Sangihe ini, Sabtu 26/09/2026.
Pesan yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana, tegas, namun penuh kelembutan ini langsung meresap ke hati masyarakat. Mereka menyambut baik langkah yang diambil Kapolres. Banyak yang mengaku merasa lebih tenang, dihargai, dan didengar.
“Beliau tidak menakut-nakuti, malah menenangkan. Kami jadi sadar bahwa menjaga keamanan itu tugas kami juga. Terima kasih Pak Kapolres, semangat dan kerendahan hati Bapak menjadi teladan bagi kami semua,” kata Ibu Ratna, warga Desa Upai.
“Pendekatan persuasif seperti inilah yang kami butuhkan. Beliau tidak mendikte, melainkan mengajak berpikir bersama. Hasilnya, warga ikut menjaga ketertiban atas kemauan sendiri, bukan karena takut,” katanya lagi.
Berkat pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan kebersamaan, situasi Kamtibmas di wilayah Kotamobagu semakin kondusif.
Kapolres Abdul Kholik menegaskan bahwa langkah ini akan terus dilakukan.
“Apresiasi dari warga adalah penghargaan tertinggi bagi kami. Tetap merangkul, tetap mendengar, dan melindungi, itulah janji kami. Keamanan yang kokoh dibangun di atas kepercayaan, bukan di atas ketakutan.”







