MANADO (Sulawesi Utara) www.GNews86.com – Sejak putusan hukum pengadilan, mantan Bupati Minahasa Utara (Minut) periode 2016-2021, Vonnie Anneke Panambunan (VAP) tidak kooperatif, bahkan hilang bak ditelan bumi. Selama sekian tahun DPO, tim Intelijen Kejati mulai terus melacak dan mengendus keberadaan VAP.
“Kemudian kita kunci pada tiga titik dan menjadi fokus oleh tim Intelijen. Yaitu di Jakarta, Sorong dan Timika. Disitulah pergerakannya,” jelas Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H, M.H, Selasa, 01/08/2026.
Kajati mengungkapkan bahwa timnya fokus pengungkapan pada beberapa bulan terakhir ini.
“Hukum tidak boleh dilecehkan. Kasihan wibawa Pemerintah. kita fokus 10 bulan terakhir, konsentrasi ke tiga titik tersebut dan ini buah hasil dari kerja keras bagian Intelijen saya,” akunya.
Sebelumnya, Asisten Intelijen Kejati Sulut, Eri Yudianto menjelaskan, VAP sempat mengalami histeris sehingga tim membawanya ke rumah sakit.
“Yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit karena histeris pada saat melakukan pengamanan,” ujar Eri, Senin (31/08/2026).








