Inovasi WFH di Kuansing: Pegawai Wajib Turun ke Lapangan dan Mengabdi di Kecamatan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANSING RIAU – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menerapkan skema unik dalam pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Alih-alih bekerja secara pasif di dalam rumah, Bupati Kuansing, Dr. H. Suhardiman Amby, menginstruksikan para pegawai untuk tetap produktif dengan menjalankan tugas di kantor kecamatan terdekat serta terlibat langsung dalam aksi sosial kemasyarakatan.

​PRODUKTIVITAS ASN DI TENGAH KEBIJAKAN WFH
​
Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi ASN di lingkungan Pemkab Kuansing bukan berarti hari libur atau bekerja tanpa aktivitas lapangan. Pada Jumat (8/5/2026), Bupati menginstruksikan agar seluruh pegawai yang menjalani WFH melaporkan diri dan bertugas di kantor kecamatan domisili mereka masing-masing.

Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan prima sekaligus mendorong ASN agar lebih peka terhadap kondisi kebersihan dan kenyamanan lingkungan melalui kegiatan gotong royong.

​INSTRUKSI KHUSUS BUPATI DAN PENGAWASAN CAMAT
​
Dalam keterangannya, Bupati Suhardiman Amby menjelaskan bahwa esensi dari kebijakan ini adalah penguatan kedisiplinan dan kepedulian sosial. Beliau tidak ingin WFH disalahartikan sebagai momentum untuk bersantai tanpa hasil kerja yang terukur.

​”Kebijakan WFH ini tidak kami maknai sebagai bekerja dari rumah tanpa aktivitas lapangan. Sebaliknya, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kedisiplinan serta mendorong keterlibatan aparatur dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di wilayah masing-masing,” ujar Bupati Suhardiman Amby saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).

​Beliau juga telah memerintahkan para camat untuk menjadi garda terdepan dalam pengawasan pegawai di wilayahnya. Para camat diminta melibatkan ASN WFH dalam berbagai agenda pelayanan publik dan pembersihan fasilitas umum. “Meski belum seluruhnya, rata-rata camat sudah melaksanakan program yang saya minta.

Hampir seluruh kecamatan telah melaporkan kegiatan yang dilaksanakan untuk mengisi program WFH tersebut,” tambahnya.

​SEBARAN KEGIATAN DI BERBAGAI KECAMATAN
​
Berdasarkan data laporan yang masuk ke meja Bupati, terdapat 14 kecamatan yang terpantau sangat aktif menjalankan instruksi ini. Kecamatan-kecamatan tersebut meliputi Kuantan Tengah, Logas Tanah Darat, Benai, Pangean, Sentajo Raya, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Hilir, Inuman, Singingi, Singingi Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Cerenti, hingga Hulu Kuantan.

​Aktivitas yang dilakukan di lapangan cukup beragam dan menyentuh kepentingan publik secara langsung. Di antaranya adalah aksi pembersihan median jalan protokol, penataan fasilitas umum, serta pembersihan titik-titik strategis yang menjadi pusat kegiatan masyarakat di tiap kecamatan.

Hal ini dilakukan agar keberadaan ASN selama masa WFH dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga setempat.

​PERSPEKTIF MASYARAKAT DAN HARAPAN PEMKAB
​
Kehadiran ASN di tengah masyarakat melalui kegiatan gotong royong ini mendapat respons positif dari warga. Salah seorang warga di Kecamatan Benai, yang enggan disebutkan namanya, mengaku terbantu dengan adanya aksi bersih-bersih yang dilakukan oleh para pegawai pemerintah. “Biasanya kantor terlihat sepi kalau WFH, tapi sekarang kami lihat mereka turun ke jalan bantu bersihkan fasilitas umum. Ini contoh yang bagus,” ungkapnya.

​Di sisi lain, pengamat kebijakan publik setempat menilai langkah Pemkab Kuansing merupakan bentuk efisiensi birokrasi di masa transisi kerja. Dengan menempatkan ASN di kecamatan terdekat, beban transportasi pegawai berkurang tanpa mengurangi esensi pengabdian kepada negara.

​Melalui skema WFH yang berbasis pada aksi nyata ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap kinerja pemerintahan tetap terjaga, transparan, dan memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah.
​

Editor: Cdr

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Berantas Premanisme
43 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Kepulauan Sitaro
Sangadi Habel Lokiman Imbau Warga Jaga Selalu Kerukunan demi Kelancaran Program Pembangunan Desa
BSDK Mahkamah Agung RI jadi Rujukan Malaysia dalam Pengembangan Kehakiman 
Sakit dan Jauh dari Keluarga, Gadis ini Hubungi 110, Ini yang Dilakukan Polisi
Satlantas Rutin KRYD, Pengguna Kendaraan Kotamobagu Makin Tertib
Wakapolres Sangihe Jendri S Lewan: Disiplin Adalah Kunci Kepercayaan Masyarakat
Irwasda Jelaskan Operasional SPPG Polda Sulut Dihentikan Sementara
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Berantas Premanisme

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:19 WIB

43 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Kepulauan Sitaro

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Sangadi Habel Lokiman Imbau Warga Jaga Selalu Kerukunan demi Kelancaran Program Pembangunan Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:59 WIB

BSDK Mahkamah Agung RI jadi Rujukan Malaysia dalam Pengembangan Kehakiman 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Sakit dan Jauh dari Keluarga, Gadis ini Hubungi 110, Ini yang Dilakukan Polisi

Berita Terbaru

Kapolres Kep Sitaro dan jajaran saat Konferensi Pers. (Foto: istimewa)

Daerah

43 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Kepulauan Sitaro

Sabtu, 10 Okt 2026 - 19:19 WIB