KOTAMOBAGU (Sulawesi Utara) www.GNews86.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotamobagu melaksanakan Salat Istisga’ dan doa bersama di lapangan dalam Rutan Kotamobagu, Kamis 24/09/2026.
Salat ini adalah ikhtiar spiritual untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan, sekaligus sebagai bagian dari Gerakan Nasional Salat Istisga’ dan Mitigasi Dampak Kekeringan Tahun 2026.
“Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diikuti oleh Kepala Rutan Kotamobagu, Aris Yuliyanta, pejabat struktural, JFT/JFU serta warga binaan yang beragama muslim,” ujar Kasubsi Peltah, Busen SH.
Pelaksanaan Salat Istisga’ dipimpin oleh Ustad Dzubair Ali Paputungan dan yang bertindak selaku khatib, adalah Ustad Sugiyanto Paputungan dari Kemenag Kotamobagu.
Dalam khutbahnya, disampaikan ajakan kepada seluruh peserta untuk memperbanyak istighfar, melakukan muhasabah diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Doa bersama juga dipanjatkan dengan harapan turunnya hujan yang membawa manfaat, keberkahan, serta memberikan perlindungan dari dampak kekeringan.
“Kepala Rutan Kotamobagu, Aris Yuliyanta, turut menyampaikan bahwa Saalat Istisga’ menjadi momentum bagi seluruh jajaran dan Warga Binaan untuk bersama-sama bermuhasabah sekaligus,” kata Busen yang dikenal komunikatif dengan awak media ini.
meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
“Salat Istisga’ ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan. Di sisi lain, kita juga perlu melakukan langkah nyata dengan menghemat air, menjaga kebersihan, dan merawat lingkungan,” ujarnya, meniru penyampaian Karutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, dan kesadaran menjaga lingkungan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga Salat Istisga’ tidak hanya menjadi momentum memanjatkan doa, tetapi juga sarana memperkuat pembinaan kepribadian dan kepedulian bersama.







