SULAWESI UTARA – www.Gnews86.com| – Di bawah naungan Jasaraharja, nama Ardiansyah Amd kini dipercaya memegang tanggung jawab sebagai Kepala Unit Humanity Jasaraharja Sulawesi Tenggara (Sultra). Penunjukan ini bukan sekadar mutasi jabatan, melainkan pengakuan atas rekam jejak, dedikasi, dan kepemimpinan yang telah ia bangun selama bertahun-tahun di berbagai wilayah Indonesia.
Sebelum menapaki tanggung jawab di Sultra, Ardiansyah AMD telah mengukir nama dan kepercayaan di antaranya dua wilayah penting. Ia sebelumnya dipercaya menjabat Kepala Jasaraharja Cabang Kota Kotamobagu, lalu kemudian memimpin Kepala Jasaraharja Cabang Watampone, Bone, Sulawesi Selatan.
Di setiap tempat yang ia pimpin, sosoknya selalu meninggalkan kesan mendalam, rendah hati, disiplin, ramah, komunikatif, dan penuh tanggung jawab. Nilai-nilai yang menjadi fondasi utama setiap langkah kerjanya. Pemimpin yang Hadir, Bukan Sekadar Memimpin
Bagi rekan kerja, mitra, maupun insan pers yang pernah berinteraksi dengannya, Ardiansyah bukan sekadar pimpinan di balik meja. Ia adalah sosok yang selalu terbuka, mudah dijumpai, dan tak pernah membedakan perlakuan.
Saat memimpin Cabang Kotamobagu, ia dikenal selalu menyapa setiap staf, mendengarkan aspirasi warga, dan bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Di Watampone pun sama, kedisiplinan dan keramahannya menjadi teladan, membuat suasana kerja menjadi harmonis dan kinerja cabang terus meningkat.
“Beliau itu pimpinan yang sederhana, tidak sombong, dan sangat menghargai orang lain. Meski jabatan terus berkembang, sikapnya tetap sama, rendah hati dan siap mendengarkan. Terutama dalam berhubungan dengan insan pers, beliau sangat terbuka, komunikatif, dan selalu memberi informasi yang transparan, jujur, dan bertanggung jawab,” ujar salah satu rekan kerjanya, Michael Kontu, yang telah mengenalnya sejak masa di Kotamobagu.
Disiplin adalah prinsip yang tak pernah ia kompromikan. Setiap kebijakan, setiap program, dan setiap janji yang disampaikan, selalu dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Baginya, jabatan adalah amanah, bukan kekuasaan. Baik saat memimpin cabang di Kotamobagu maupun Watampone, ia selalu mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan menjaga nama baik institusi Jasaraharja.
Kini, di posisi baru sebagai Kepala Unit Human Capital dan Umum Jasaraharja Sulawesi Tengah, Ardiansyah AMD membawa semangat yang sama bahkan lebih besar. Ia ingin menghadirkan pelayanan yang lebih manusiawi, lebih dekat dengan masyarakat, dan lebih berdampak nyata.
“Di mana pun saya ditempatkan, itu adalah amanah yang harus dijaga dengan sepenuh hati. Prinsip saya tetap sama: bekerja dengan jujur, disiplin, melayani dengan tulus, dan menjadi jembatan yang baik antara institusi, masyarakat, dan rekan-rekan media. Kerja keras dan kebersamaan adalah kunci segalanya,” ujar Ardiansyah, dengan senyum yang tulus dan rendah.
Kehadiran Ardiansyah AMD di Sultra, disambut harapan yang besar. Dengan pengalaman memimpin di dua wilayah berbeda Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan, serta karakter kepemimpinan yang humanis dan terbuka, banyak pihak yakin ia mampu membawa Unit Human Capital dan Umum Jasaraharja Sultra, menjadi lebih maju, lebih dipercaya, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.
Semoga di amanah yang baru ini, Ardiansyah AMD terus menjadi pemimpin yang dicintai, dihormati, dan menjadi teladan bagi semua orang. Rendah hati dalam sikap, tegas dalam tindakan, dan tulus dalam melayani itulah sosok Ardiansyah A.md.








