Camat Kuantan Tengah Eka Putra Minta Warga Bantaran Sungai Siaga Satu Banjir

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Kuantan Tengah Eka Putra *Dok.Istimewa)

Camat Kuantan Tengah Eka Putra *Dok.Istimewa)

KUANSING RIAU – ​Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, menerbitkan imbauan siaga satu bagi seluruh masyarakat yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Kuantan. Langkah antisipatif ini diambil menyusul tingginya intensitas curah hujan di wilayah hulu yang memicu lonjakan debit air secara signifikan dan mengancam pemukiman warga.

Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si., meminta warga untuk segera mengamankan dokumen berharga dan mulai mengevakuasi barang-barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi banjir bandang kiriman yang bisa datang sewaktu-waktu.
​
SITUASI RIIL DI LAPANGAN DAN KONDISI DEBIT AIR

​Kondisi di sepanjang bantaran Sungai Kuantan menunjukkan tren kenaikan volume air yang cukup mengkhawatirkan sejak beberapa hari terakhir. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dan sekitarnya membuat arus sungai menjadi sangat deras serta membawa material lumpur dan kayu dari area perbukitan. Berdasarkan pantauan visual di beberapa titik desa yang berada tepat di pinggir sungai, batas air hanya menyisakan beberapa sentimeter sebelum menyentuh lantai rumah panggung milik warga setempat.
​
PERNYATAAN RESMI PIHAK KECAMATAN

​Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pihak pemerintah kecamatan tidak ingin mengambil risiko keselamatan warga. Oleh sebab itu, pengumuman resmi dan edukasi mitigasi langsung disebarluaskan secara masif baik melalui media sosial maupun pengeras suara di setiap rumah ibadah.

​”Kami melihat pergerakan debit air Sungai Kuantan terus merangkak naik akibat curah hujan yang ekstrem di hulu sungai. Oleh karena itu, saya mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, terutama yang berada di kawasan bantaran sungai di wilayah Kecamatan Kuantan Tengah, untuk meningkatkan kewaspadaan penuh. Segera petakan jalur evakuasi mandiri di dalam keluarga masing-masing,” ujar Eka Putra saat memberikan keterangan langsung di kantornya.
​
PERSPEKTIF DAN KELUHAN MASYARAKAT TERDAMPAK

​Di sisi lain, masyarakat yang tinggal di zona merah bantaran sungai mulai diselimuti rasa cemas. Mereka mengaku kesulitan untuk beraktivitas normal karena sebagian akses jalan semenisasi di lingkungan mereka sudah mulai tergenang air setinggi mata kaki. Warga juga mengeluhkan minimnya bantuan logistik awal seperti tenda darurat dan perahu karet yang siap sedia di sekitar pemukiman padat penduduk.

​”Setiap kali musim hujan tiba, kami di bantaran Sungai Kuantan ini selalu menjadi yang pertama terkena dampaknya. Saat ini air sudah mulai naik ke halaman rumah. Kami berharap pemerintah tidak hanya memberikan imbauan lewat spanduk atau gambar saja, tetapi juga menyiapkan posko pengungsian yang layak dan perahu karet darurat di desa kami sebelum air benar-benar menenggelamkan rumah kami,” kata Sudirman (45), salah seorang warga yang ditemui di pinggiran daerah aliran sungai Kuantan Tengah.
​
KESIAPAN DAN PATROLI APARAT PENEGAK HUKUM

​Merespons situasi darurat dan keluhan dari masyarakat, aparat penegak hukum dan keamanan dari unsur TNI-Polri setempat langsung bergerak cepat melakukan patroli air. Petugas menyisir area rawan untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak atau mengabaikan tanda-tanda bahaya kenaikan air.

​”Kami dari jajaran Polsek dan Koramil Kuantan Tengah sudah menyiagakan personel di titik-titik rawan banjir. Kami mengimbau warga agar anak-anak tidak dibiarkan bermain di tepi sungai yang sedang meluap karena arusnya sangat mematikan. Kami juga terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan ketersediaan logistik dan alat evakuasi jika situasi memburuk dalam 24 jam ke depan,” jelas Kapolsek Kuantan Tengah saat mengonfirmasi kesiapan pasukannya di lapangan.
​
DATA GEOGRAFIS DAN INFORMASI PENDUKUNG

​Kecamatan Kuantan Tengah merupakan pusat urat nadi pemerintahan di Kabupaten Kuantan Singingi yang secara geografis dibelah oleh aliran Sungai Kuantan. Karakteristik wilayah yang landai di sekitar sungai menjadikannya sebagai kawasan yang sangat rentan menerima banjir kiriman (luapan) tahunan.

Pemerintah daerah mengimbau warga untuk terus memantau perkembangan cuaca resmi dari rilis BMKG dan selalu berkoordinasi dengan kepala desa setempat jika memerlukan evakuasi darurat medis maupun logistik.

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Berantas Premanisme
43 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Kepulauan Sitaro
Sangadi Habel Lokiman Imbau Warga Jaga Selalu Kerukunan demi Kelancaran Program Pembangunan Desa
BSDK Mahkamah Agung RI jadi Rujukan Malaysia dalam Pengembangan Kehakiman 
Sakit dan Jauh dari Keluarga, Gadis ini Hubungi 110, Ini yang Dilakukan Polisi
Satlantas Rutin KRYD, Pengguna Kendaraan Kotamobagu Makin Tertib
Wakapolres Sangihe Jendri S Lewan: Disiplin Adalah Kunci Kepercayaan Masyarakat
Irwasda Jelaskan Operasional SPPG Polda Sulut Dihentikan Sementara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Berantas Premanisme

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:19 WIB

43 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Kepulauan Sitaro

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Sangadi Habel Lokiman Imbau Warga Jaga Selalu Kerukunan demi Kelancaran Program Pembangunan Desa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:59 WIB

BSDK Mahkamah Agung RI jadi Rujukan Malaysia dalam Pengembangan Kehakiman 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Sakit dan Jauh dari Keluarga, Gadis ini Hubungi 110, Ini yang Dilakukan Polisi

Berita Terbaru

Kapolres Kep Sitaro dan jajaran saat Konferensi Pers. (Foto: istimewa)

Daerah

43 Paket Sabu Siap Edar Digagalkan Polres Kepulauan Sitaro

Sabtu, 10 Okt 2026 - 19:19 WIB