KOTAMOBAGU (Sulawesi Utara) www.GNews86.com – Kelangkaan dan gangguan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat mengganggu kenyamanan masyarakat di wilayah Kota Kotamobagu hingga mengakibatkan antrian mengular panjang dalam pekan kemarin, aparat kepolisian mengambil sikap tegas untuk menjamin ketertiban dan keadilan dalam rantai penyaluran. Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik SH SIK MAP, menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi siapa pun yang sengaja bermain di jalur distribusi demi keuntungan sepihak.
Pernyataan tegas ini disampaikan langsung Kapolres, dan langsung menginstruksikan Tim URC, memantau, mengawasi, dan penyelidikan di stasiun pengisian bahan bakar, guna memastikan pasokan mengalir lancar serta harga tetap sesuai ketentuan resmi.
“Siapa pun yang berani bermain-main dengan distribusi BBM mulai dari penimbunan, pengalihan pasokan ke jalur tidak resmi, hingga praktik penyaluran yang menyimpang, kami pastikan akan ditindak dengan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas mantan Kapolres Kepulauan Sangihe ini, Minggu, 06/08/2026
Lanjutnya, langkah pengawalan dan pengawasan dilakukan menyeluruh baik di jalur utama maupun di titik-titik rawan. Hal ini dilakukan demi menjaga kepentingan masyarakat luas, mencegah terjadinya kelangkaan buatan dan melindungi hak warga atas kebutuhan pokok yang terjangkau dan tersedia.
Polres Kotamobagu juga membuka ruang laporan dari masyarakat jika menemukan indikasi penyaluran yang tidak wajar atau adanya kecurangan di lapangan. Sinergi antara kepolisian, instansi terkait dan masyarakat menjadi kunci agar distribusi BBM tetap berjalan jujur, terbuka dan lancar tanpa gangguan yang merugikan publik.
Pihaknya berjanji akan terus menekankan kehadiran pengamanan di lapangan hingga situasi benar-benar stabil dan aman dari gangguan pihak yang tidak bertanggung jawab.








